Home > Artikel Bebas > Model Rambut Aneh

Model Rambut Aneh

Era teknologi informasi yang semakin menggemaskan (salut semakin canggih saja🙂 ). Oleh sebab itu penyebaran informasi yang tiada batas ruang dan waktu semakin menjadi. Begitu mudahnya mengakses informasi bahkan kebudayaan dari satu negara ke negara lain, baik melalui TV maupun Internet. Memungkinkan seseorang untuk mengadopsi suatu bentuk style dari berbagai negara. Sesuatu yang menjadi tren di suatu negara dapat langsung diketahui dan diserap dengan mudahnya. Oke to the point saja, sekarang ini banyak anak-anak muda yang berpenampilan sedikit aneh, kalau boleh Q bilang, gak Indonesia banget. Mana ada orang indonesia rambutnya pirang, itu segelintir contoh saja. Q tertarik bicara tentang gaya dan warna rambut anak-anak zaman sekarang. ya…katakanlah sekarang ini sedang panas-panasnya boy/girl band korea dengan gaya rambut keren-keren. Berbondong-bondong lah mereka sekarang buat ikutin tren kaya kaya gitu, itu rambut dah kaya sepatu ja, disemir maksut Q.
Yang jadi masalah sekarang, mereka over generalization dalam mengimitasikan gaya dan model rambut tanpa mempertimbangkan faktor lain. Ok, jadi gini maksutnya, satu contoh, seseorang menganggap gaya rambut lurus tipis dan warna pirang itu keren, yaudah langsung aja orang tersebut bertransformasi mode, padahal aslinya kriting and warna kulit agak sedikit gelap😀. Nah loch, bisa bayangin hasilnya gak?! berantakan . . .😀 kecuali memang sesuai warna kulit dan sesuai tipe wajahnya. Hal yang seperti itu lebih cenderung mengena untuk cowok, kalau cewek agak sedikit mending karena mereka bisa make over wajah mereka dengan meke-up.
Terkadang Q tu heran kalau ada cowok yang nggak membertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam memilih model dan mewarnai gaya rambut. Hoe…terlalu dipaksain gaya loe (dalam hati ja). . . sadar gak ya kalo mereka dilihat orang lain itu terkesan aneh, tapi Q yakin kalau dia sendiri si Pede-pede ja dan bangga dengan penampilannya. Tapi bagaimana dengan kata orang “Yang menilai diri kita adalah orang lain, dan bukan diri kita sendiri”. Hal itu juga mengenai kenyamanan orang lain di sekeliling kita.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: